#insannindya Stroies

41 Posts

Top Posts

Hai, #InsanNindya . #ProyekNindya  kali ini akan mengangkat profil dua proyek prestisius NINDYA milik Direktorat Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bidang irigasi yaitu Bendungan Tanju dan Mila yang berlokasi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Proyek Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Nindya Karya (Persero) dan Hutama Karya (Persero) saat ini kondisinya telah 100% rampung dan tengah masuk dalam masa pemeliharaan. Bahkan kedua proyek telah dilakukan proses penggenangan air (impounding). Swipe untuk mendapatkan informasi menarik dari kami. (narasi dilampirkan di foto) 1. Bagian dari Rababaka Kompleks Bendungan Tanju dan Mila merupakan bagian dari Sistem Jaringan Irigasi Interkoneksi Rababaka Kompleks yaitu penyatuan dua potensi Daerah Irigasi (DI) antara Bendungan Rababaka sebagai bendungan eksisting dan bendungan baru tersebut dengan membuat saluran penghubung (interbasin) antar sungai. 2. Memiliki Beragam Manfaat Tujuan utama kedua bendungan adalah sebagai penampung kelebihan air dari Sungai Rababaka saat musim hujan serta suplai air baku untuk kepentingan agraria daerah di sekitarnya. Dua bendungan tersebut juga memiliki manfaat lain diantaranya sebagai pengendali banjir, pengembangan potensi wisata dan sektor perikanan air tawar. 3. Spesifikasi dan Kapasitas Bendungan Diresmikan pada 30 Juli 2018 oleh Presiden Joko Widodo, Bendungan Tanju memiliki spesifikasi yaitu dimensi 3 m x 3 m dengan panjang 157 m. Luas genangan sebesar 287,89 Ha dengan tipe urugan Random Inti Tegak elevasi puncak +123 m. Untuk tipe saluran pelimpah adalah Over Flow dengan panjang 162,77 m. Bendungan Tanju memiliki kapasitas tampung sebesar 18 juta meter kubik dengan kemampuan suplai air ke Daerah Irigasi seluas 2.250 Ha Diresmikan pada 17 Januari 2019, Bendungan Mila memiliki spesifikasi yaitu dimensi 3 m x 3 m dan panjang 190 m. Luas genangan sebesar 84,52 Ha dengan tipe urugan Random Inti Tegak elevasi puncak +72 m. Untuk tipe saluran pelimpah adalah Over Flow dengan panjang 328,65 m. Bendungan Mila memiliki kapasitas tampung sebesar 6,73 juta meter kubik dengan kemampuan suplai air ke Daerah Irigasi seluas 1.689 Ha.

Terima Kasih atas kesempatan menjadi bagian dari proyek proyek PT @nindyakarya  #adhimix  #adhimixprecastindonesia  #adhimixpciindonesia  #adhimixgroup  . . Repost from @nindyakarya  . #InsanNindya  dimanapun berada, kali ini #InfoKonstruksi  akan membahas metode kerja yang diterapkan pada proyek pembangunan Fly Over Kuningan & Fly Over Pancoran. Yakni, metode Balance Cantilever. . Pada dasarnya metode konstruksi Balanced Cantilever merupakan metode konstruksi dengan memanfaatkan efek keseimbangan kantilever yang bertumpu kepada pier. Pier sendiri merupakan rangkaian komponen yang terdiri dari pile cap, pier dan pier head. Pier itulah yang akan menopang segmen demi segmen yang disusun sebagai kantilever dikedua sisinya dengan bantuan kabel strand yang kemudian distressing untuk menegangkannya agar saling mengimbangi (balance). Dengan seimbangnya kantilever, maka struktur tersebut dapat mendukung berat dengan sendirinya tanpa adanya bantuan sokongan lain (perancah/Shoaring). Kelebihan metode ini sendiri ialah, jembatan dapat dibangun tanpa adanya kontak dengan tanah sehingga metode ini cocok digunakan untuk pembangunan jembatan diatas sungai atau diatas arus lalu lintas yang padat. . Beberapa contoh yang menerapkan Metode konstruksi balanced cantilever ini adalah pada pembangunan Fly Over Kuningan & Fly Over Pancoran, Jakarta yang dibangun PT Nindya Karya (Persero). Keren kan? #NindyaBisa  #NindyaPunya  #ProyekNindyaKarya 

Halo #InsanNindya , sebagai salah satu Perusahaan BUMN, NINDYA tidak hanya berperan dalam kemajuan perekonomian negara. Melainkan juga berperan dalam kesejahteraan masyarakat. Peran dan tanggung jawab tersebut direalisasikan melalui PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan). Sebagaimana telah diatur dalam Permen-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Program Bina Lingkungan NINDYA berhasil mengembangkan usaha para Mitra Binaan yang telah bergabung. Anggi Sugiarta, satu dari puluhan Mitra Binaan NINDYA yang kini sukses mengembangkan usaha Die-Cast Otomotif (miniatur mobil dari logam). Anggi memang memiliki kegemaran di bidang otomotif. Saat membelikan mobil mainan untuk anaknya, ia melihat peluang bisnis dengan potensi harga yang tinggi. Hal itu didukung dengan banyaknya koneksi Anggi dengan para distributor yang kompetitif. Dengan modal terbatas Anggi mencoba membangun bisnisnya dengan aktif memasarkan produk mobil miniaturnya di media sosial. Usaha Anggi berkembang pesat setelah memutuskan untuk bergabung sebagai Mitra Binaan NINDYA. Berkat pinjaman dana dari NINDYA, omzet Anggi naik dua kali lipat setiap bulannya. Kini, omzet usahanya telah meningkat 22% dari sebelumnya. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

#Repost  @exploremerauke  (@get_repost ) ・・・ 16 November 2018 akhirnya Monumen Kapsul Waktu (Markas Avenger) diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Semoga dengan dibangunnya monumen ini dapat meningkatkan pariwisata di Kabupaten Merauke 😊 @Regran_ed  from @nindyakarya  - #InsanNindya  tahukah kamu  PT Nindya Karya (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan Proyek Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Kapsul Waktu berisi mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Negara Kesatuan Republik Indonesia 70 tahun mendatang yang dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada bulan Desember 2015. “Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Jokowi pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015 dan akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang. Kebetulan saya hadir saat dimulai di Sabang dan ikut menerima di Kalimantan Timur dan Merauke. Kami ditugasi membangun monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu yang akan dibuka pada tahun 2085,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Merauke, Kamis 15 Maret 2018. Dengan luas 2,5 ha terdiri dari 1 ha adalah area monumen dan 1,5 ha digunakan sebagai alun-alun. Lokasi monumen berada di depan Kantor Bupati Merauke dan dekat Bandara Mopah sehingga akan menjadi landmark baru Kabupaten Merauke yang dapat dilihat saat pesawat mendarat. Monumen memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m. Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monument yang merupakan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara itu, Bupati Merauke Frederikus Gebze mengungkapkan, monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukan untuk generasi penerus bangsa. "Nantinya akan diceritakan dalam bentuk relief perjalanan napak tilas Indonesia. Karena itu ini ditaruh di ujung timur yang tiap hari matahari memancar bagai mata yang menggambarkan pembangunan Indonesia, "ungkapnya. Lebih lanjut dia mengatakan, monumen ini akan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Merauke.

Halloo #InsanNindya . . Yuuk simak video ini untuk tahu apa saja sih rangkaian kegiatan HUT Kementerian BUMN ke-21 di tahun 2019? . #NindyaKarya  #HUTKementerianBUMN  #BUMNHadirUntukNegeri  #HUTseruBUMN 

Makna Warna Logo Nindya Karya Halo #InsanNindya  Setelah sebelumnya membahas makna bentuk logo PT Nindya Karya (Persero), kali ini kami akan memberikan informasi tentang Makna Warna logo PT Nindya Karya (Persero). PT Nindya Karya (Persero) memiliki 3 (tiga) Corporate Colour atau Warna Inisial perusahaan yang digunakan dalam melakukan komunikasi publik kepada masyarakat baik secara publikasi langsung maupun secara Online. Nuansa warna tersebut diantaranya, Orange, Merah dan Hijau. Ketiga warna tersebutlah yang digunakan pada logo perusahaan PT Nindya Karya (Persero) dengan filosofi atau maknanya masing-masing. Yang pertama dan yang paling umum ialah Warna Orange, Warna orange melambangkan sosialisasi, penuh harapan dan rasa percaya diri, warna ini dapat membangkitkan semangat vitalitas dan kreativitas serta dapat menimbulkan perasaan positif, senang, gembira, optimis dan penuh energi. Yang kedua warna Merah, warna ini dapat membangkitkan energy, bersifat hangat, komunikatif, optimis, antusias dan selalu bersemangat yang berkaitan dengan ambisi dan mendorong agresifitas. Yang ketiga ialah Hijau, warna Hijau diyakini dapat membangkitkan energi dan mampu memberikan efek menyegarkan dan menenangkan. Dapat menyeimbangkan emosi, menimbulkan rasa empati terhadap orang lain, meredam stress serta memberi rasa aman dan perlindungan. Secara umum logo Nindya Karya merupakan kebanggaan tersendiri bagi seluruh #InsanNindya . Selain sebagai identitas perusahaan, logo Nindya dengan warna menyala melambangkan semangat #InsanNindya  yang takkan pernah padam untuk selalu memberikan yang terbaik sesuai tagline perusahaan “Never Give Up to Be Excellent” #NindyaKarya  #PTNindyaKaryaPersero 

Halo #InsanNindya  apa kabar? Semoga dalam keadaan baik-baik saja ya.. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi kepada #InsanNindya  sekalian tentang Makna atau filosofi Bentuk Logo PT Nindya Karya (Persero). Mari simak bersama-sama Mungkin selama ini sudah banyak #InsanNindya  yang telah mengetahui bagaimana bentuk serta warna dari logo PT Nindya Karya (Persero). Bagi kami, logo merupakan representasi nilai-nilai ideal yang meliputi aspek visi misi, ruang lingkup kerja, serta budaya perusahaan. Selain itu, logo dapat digunakan sebagai bahasa penanda, logo biasanya ditampilkan dalam atau berupa sesuatu yang mencerminkan citra tertentu yang sengaja dibangun oleh suatu perusahaan. PT Nindya Karya (Persero) mempunyai logo dengan bentuk yang cukup modern, dengan tampilan yang menunjukan inisial perusahaan terdapat pada Huruf “N” yang dibalut dengan lingkaran Hijau serta terdapat Kata “NINDYA” di sudut bawah. Masing-masing ornamen tersebut memiliki maknanya tersendiri. Pertama Bentuk huruf N, huruf N merupakan singkatan dari NINDYA yang merupakan panggilan untuk PT Nindya Karya (Persero) dikalangan masyarakat. Huruf N ditampilkan dengan bentuk yang miring naik keatas serta tidak terputus yang melambangkan pertumbuhan kinerja dinamis dan terus meningkat menjadi lebih tinggi. Kedua Lingkaran, bentuk lingkaran mempresentasikan bahwa NINDYA berbisnis secara etis dengan memenuhi koridor, mentaati peraturan dan per undang-undangan yang berlaku serta menerapkan prinsip-prinsip GCG. Selain itu, lingkaran juga dapat dilambangkan sebagai teamwork yang solid dalam satu visi dan misi bersama. Posisi lingkaran yang miring keatas, melambangkan NINDYA berbisnis di dunia yang dinamis dan terus tumbuh. Yang ketiga adalah kata NINDYA disudut bawah, kata Nindya merupakan nick name atau Nama panggilan yang digunakan PT Nindya Karya (Persero) di khalayak luas Indonesia. Kata NINDYA diambil dari bahasa sansekerta yang memiliki makna “Sempurna”. Semoga Informasi ini dapat menambah wawasan #InsanNindya  sekalian terhadap PT Nindya Karya (Persero) #NindyaKarya  #PTNindyaKaryaPersero 

Safety Vest (Alat Pelindung Diri) pekerja Proyek PT Nindya Karya (Persero) Halo #InsanNindya  apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan yang baik-baik saja ya. Kali ini #InfoNindya  akan membahas tentang APD. APD (Alat Pelindung Diri) salah satu yang kami bahas pada informasi kali ini adalah Safety Vest. Safety Vest merupakan APD yang lazim digunakan oleh para pekerja di lapangan. Diberbagai sektor seperti pekerja pertambangan & perminyakan, pekerja jalan raya, dan profesi lainnya termasuk di bidang konstruksi. Safety vest merupakan rompi yang terbuat dari beberapa bahan pilihan seperti nylon, drill, net/jaring, polyster, plastic, yang di beberapa sisinya dirancang khusus dengan dilengkapi reflektor atau pemantul cahaya. Umumnya warna safety vest adalah kuning, oranye, hijau daun muda, dan merah atau perpaduannya. Warna-warna tersebut ditujukan agar dapat dilihat dari jarak jauh. Jadi, siapapun orangnya yang memakai safety vest akan mudah terlihat baik saat siang maupun malam hari termasuk saat hujan deras maupun cuaca berkabut. Safety vest ditujukan untuk mengurangi dampak dari terjadinya kecelakaan akibat kontak dengan benda lain yang berbahaya. Maka seorang pekerja di lapangan yang memakai safety vest dengan benar, akan dengan mudah terlihat oleh pengemudi kendaraan atau operator yang berada di sekitarnya. Penggunaan Safety Vest dapat menghindari seseorang dari bahaya terserempet dan tertabrak kendaraan yang beroperasi di dekatnya. Pada saat pekerja berada di sekitar bongkar muat barang dengan alat berat, maka pekerja tersebut bisa terhindar dari bahaya terjepit barang atau kejatuhan barang pada saat alat berat melakukan manuver. Komitmen Nindya Karya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan menerapkan APD serta sistem keselamatan kerja pada setiap pembangunan proyek Nindya Karya. Dengan terus berkomitmen untuk menghadirkan standar keamanan pekerja saat fase konstruksi. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Jenis Jenis Tiang Pancang #InsanNindya  kali ini #InfoKonstruksi  akan membahas jenis-jenis Tiang Pancang berdasarkan materialnya. Yuuk kita simak bersama.. Didalam dunia konstruksi, tiang pancang (pile) adalah bagian dari struktur yang digunakan untuk menerima dan mentransfer (menyalurkan) beban dari struktur atas ke tanah penunjang yang terletak pada kedalaman tertentu. Tiang pancang biasanya berbentuk persegi panjang, silinder ataupun segitiga dengan cara pemasangan yang berbeda-beda seperti, dipukul, dibor atau didongkrak ke dalam tanah. Dilihat berdasarkan materialnya, Tiang pancang (pile) biasanya terbagi kedalam tiga jenis yakni: 1. Tiang Pancang Kayu (Timber Pile) Tiang pancang jenis ini biasanya digunakan sebagai penyangga rumah-rumah panggung seperti di Kalimantan dan Sumatera. Selain itu, Pancang Kayu juga biasa digunakan untuk rumah-rumah nelayan yang berada di pesisir laut atau sungai. Jenis Kayu dipilih yang bersifat keras dan tahan terhadap pelapukan tanah,sehingga tidak rusak pada saat pemancangan dan dapat menjalankan fungsinya sebagai fondasi/pancang dalam jangka waktu yang lama. 2. Tiang Pancang Baja (Steel Pile) Pada umumnya tiang pancang jenis ini yang sering digunakan adalah tiang pancang Pipa. Namun ada juga tiang pancang baja yang berbentuk persegi panjang untuk keperluan konstruksi tertentu. 3. Tiang Pancang Beton (Concrete Pile) Tiang pancang jenis ini bermaterikan beton dimana terdapat beberapa proses pembuatannya seperti, tiang pancang beton dengan cara cor ditempat (Cast in place) dan tiang pancang beton yang dibuat ditempat lain atau dibuat suatu pabrik tertentu (Precast pile). Tiang pancang Beton biasanya memiliki beberapa bentuk seperti bulat/ Silinder dan Kotak/ Persegi panjang. #NindyaKarya  #InfoKonstruksiNindya  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Recent Posts

Halo #InsanNindya , sebagai salah satu Perusahaan BUMN, NINDYA tidak hanya berperan dalam kemajuan perekonomian negara. Melainkan juga berperan dalam kesejahteraan masyarakat. Peran dan tanggung jawab tersebut direalisasikan melalui PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan). Sebagaimana telah diatur dalam Permen-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Program Bina Lingkungan NINDYA berhasil mengembangkan usaha para Mitra Binaan yang telah bergabung. Anggi Sugiarta, satu dari puluhan Mitra Binaan NINDYA yang kini sukses mengembangkan usaha Die-Cast Otomotif (miniatur mobil dari logam). Anggi memang memiliki kegemaran di bidang otomotif. Saat membelikan mobil mainan untuk anaknya, ia melihat peluang bisnis dengan potensi harga yang tinggi. Hal itu didukung dengan banyaknya koneksi Anggi dengan para distributor yang kompetitif. Dengan modal terbatas Anggi mencoba membangun bisnisnya dengan aktif memasarkan produk mobil miniaturnya di media sosial. Usaha Anggi berkembang pesat setelah memutuskan untuk bergabung sebagai Mitra Binaan NINDYA. Berkat pinjaman dana dari NINDYA, omzet Anggi naik dua kali lipat setiap bulannya. Kini, omzet usahanya telah meningkat 22% dari sebelumnya. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Hai, #InsanNindya . #ProyekNindya  kali ini akan mengangkat profil dua proyek prestisius NINDYA milik Direktorat Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bidang irigasi yaitu Bendungan Tanju dan Mila yang berlokasi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Proyek Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Nindya Karya (Persero) dan Hutama Karya (Persero) saat ini kondisinya telah 100% rampung dan tengah masuk dalam masa pemeliharaan. Bahkan kedua proyek telah dilakukan proses penggenangan air (impounding). Swipe untuk mendapatkan informasi menarik dari kami. (narasi dilampirkan di foto) 1. Bagian dari Rababaka Kompleks Bendungan Tanju dan Mila merupakan bagian dari Sistem Jaringan Irigasi Interkoneksi Rababaka Kompleks yaitu penyatuan dua potensi Daerah Irigasi (DI) antara Bendungan Rababaka sebagai bendungan eksisting dan bendungan baru tersebut dengan membuat saluran penghubung (interbasin) antar sungai. 2. Memiliki Beragam Manfaat Tujuan utama kedua bendungan adalah sebagai penampung kelebihan air dari Sungai Rababaka saat musim hujan serta suplai air baku untuk kepentingan agraria daerah di sekitarnya. Dua bendungan tersebut juga memiliki manfaat lain diantaranya sebagai pengendali banjir, pengembangan potensi wisata dan sektor perikanan air tawar. 3. Spesifikasi dan Kapasitas Bendungan Diresmikan pada 30 Juli 2018 oleh Presiden Joko Widodo, Bendungan Tanju memiliki spesifikasi yaitu dimensi 3 m x 3 m dengan panjang 157 m. Luas genangan sebesar 287,89 Ha dengan tipe urugan Random Inti Tegak elevasi puncak +123 m. Untuk tipe saluran pelimpah adalah Over Flow dengan panjang 162,77 m. Bendungan Tanju memiliki kapasitas tampung sebesar 18 juta meter kubik dengan kemampuan suplai air ke Daerah Irigasi seluas 2.250 Ha Diresmikan pada 17 Januari 2019, Bendungan Mila memiliki spesifikasi yaitu dimensi 3 m x 3 m dan panjang 190 m. Luas genangan sebesar 84,52 Ha dengan tipe urugan Random Inti Tegak elevasi puncak +72 m. Untuk tipe saluran pelimpah adalah Over Flow dengan panjang 328,65 m. Bendungan Mila memiliki kapasitas tampung sebesar 6,73 juta meter kubik dengan kemampuan suplai air ke Daerah Irigasi seluas 1.689 Ha.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional, #InsanNindya . Ayo bangkitkan semangat persatuan dan kesatuan untuk terus berjuang bersama memajukan Indonesia. #NindyaKarya  #BangkitUntukBersatu  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Halloo #InsanNindya . . Yuuk simak video ini untuk tahu apa saja sih rangkaian kegiatan HUT Kementerian BUMN ke-21 di tahun 2019? . #NindyaKarya  #HUTKementerianBUMN  #BUMNHadirUntukNegeri  #HUTseruBUMN 

Makna Warna Logo Nindya Karya Halo #InsanNindya  Setelah sebelumnya membahas makna bentuk logo PT Nindya Karya (Persero), kali ini kami akan memberikan informasi tentang Makna Warna logo PT Nindya Karya (Persero). PT Nindya Karya (Persero) memiliki 3 (tiga) Corporate Colour atau Warna Inisial perusahaan yang digunakan dalam melakukan komunikasi publik kepada masyarakat baik secara publikasi langsung maupun secara Online. Nuansa warna tersebut diantaranya, Orange, Merah dan Hijau. Ketiga warna tersebutlah yang digunakan pada logo perusahaan PT Nindya Karya (Persero) dengan filosofi atau maknanya masing-masing. Yang pertama dan yang paling umum ialah Warna Orange, Warna orange melambangkan sosialisasi, penuh harapan dan rasa percaya diri, warna ini dapat membangkitkan semangat vitalitas dan kreativitas serta dapat menimbulkan perasaan positif, senang, gembira, optimis dan penuh energi. Yang kedua warna Merah, warna ini dapat membangkitkan energy, bersifat hangat, komunikatif, optimis, antusias dan selalu bersemangat yang berkaitan dengan ambisi dan mendorong agresifitas. Yang ketiga ialah Hijau, warna Hijau diyakini dapat membangkitkan energi dan mampu memberikan efek menyegarkan dan menenangkan. Dapat menyeimbangkan emosi, menimbulkan rasa empati terhadap orang lain, meredam stress serta memberi rasa aman dan perlindungan. Secara umum logo Nindya Karya merupakan kebanggaan tersendiri bagi seluruh #InsanNindya . Selain sebagai identitas perusahaan, logo Nindya dengan warna menyala melambangkan semangat #InsanNindya  yang takkan pernah padam untuk selalu memberikan yang terbaik sesuai tagline perusahaan “Never Give Up to Be Excellent” #NindyaKarya  #PTNindyaKaryaPersero 

Halo #InsanNindya  apa kabar? Semoga dalam keadaan baik-baik saja ya.. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi kepada #InsanNindya  sekalian tentang Makna atau filosofi Bentuk Logo PT Nindya Karya (Persero). Mari simak bersama-sama Mungkin selama ini sudah banyak #InsanNindya  yang telah mengetahui bagaimana bentuk serta warna dari logo PT Nindya Karya (Persero). Bagi kami, logo merupakan representasi nilai-nilai ideal yang meliputi aspek visi misi, ruang lingkup kerja, serta budaya perusahaan. Selain itu, logo dapat digunakan sebagai bahasa penanda, logo biasanya ditampilkan dalam atau berupa sesuatu yang mencerminkan citra tertentu yang sengaja dibangun oleh suatu perusahaan. PT Nindya Karya (Persero) mempunyai logo dengan bentuk yang cukup modern, dengan tampilan yang menunjukan inisial perusahaan terdapat pada Huruf “N” yang dibalut dengan lingkaran Hijau serta terdapat Kata “NINDYA” di sudut bawah. Masing-masing ornamen tersebut memiliki maknanya tersendiri. Pertama Bentuk huruf N, huruf N merupakan singkatan dari NINDYA yang merupakan panggilan untuk PT Nindya Karya (Persero) dikalangan masyarakat. Huruf N ditampilkan dengan bentuk yang miring naik keatas serta tidak terputus yang melambangkan pertumbuhan kinerja dinamis dan terus meningkat menjadi lebih tinggi. Kedua Lingkaran, bentuk lingkaran mempresentasikan bahwa NINDYA berbisnis secara etis dengan memenuhi koridor, mentaati peraturan dan per undang-undangan yang berlaku serta menerapkan prinsip-prinsip GCG. Selain itu, lingkaran juga dapat dilambangkan sebagai teamwork yang solid dalam satu visi dan misi bersama. Posisi lingkaran yang miring keatas, melambangkan NINDYA berbisnis di dunia yang dinamis dan terus tumbuh. Yang ketiga adalah kata NINDYA disudut bawah, kata Nindya merupakan nick name atau Nama panggilan yang digunakan PT Nindya Karya (Persero) di khalayak luas Indonesia. Kata NINDYA diambil dari bahasa sansekerta yang memiliki makna “Sempurna”. Semoga Informasi ini dapat menambah wawasan #InsanNindya  sekalian terhadap PT Nindya Karya (Persero) #NindyaKarya  #PTNindyaKaryaPersero 

Safety Vest (Alat Pelindung Diri) pekerja Proyek PT Nindya Karya (Persero) Halo #InsanNindya  apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan yang baik-baik saja ya. Kali ini #InfoNindya  akan membahas tentang APD. APD (Alat Pelindung Diri) salah satu yang kami bahas pada informasi kali ini adalah Safety Vest. Safety Vest merupakan APD yang lazim digunakan oleh para pekerja di lapangan. Diberbagai sektor seperti pekerja pertambangan & perminyakan, pekerja jalan raya, dan profesi lainnya termasuk di bidang konstruksi. Safety vest merupakan rompi yang terbuat dari beberapa bahan pilihan seperti nylon, drill, net/jaring, polyster, plastic, yang di beberapa sisinya dirancang khusus dengan dilengkapi reflektor atau pemantul cahaya. Umumnya warna safety vest adalah kuning, oranye, hijau daun muda, dan merah atau perpaduannya. Warna-warna tersebut ditujukan agar dapat dilihat dari jarak jauh. Jadi, siapapun orangnya yang memakai safety vest akan mudah terlihat baik saat siang maupun malam hari termasuk saat hujan deras maupun cuaca berkabut. Safety vest ditujukan untuk mengurangi dampak dari terjadinya kecelakaan akibat kontak dengan benda lain yang berbahaya. Maka seorang pekerja di lapangan yang memakai safety vest dengan benar, akan dengan mudah terlihat oleh pengemudi kendaraan atau operator yang berada di sekitarnya. Penggunaan Safety Vest dapat menghindari seseorang dari bahaya terserempet dan tertabrak kendaraan yang beroperasi di dekatnya. Pada saat pekerja berada di sekitar bongkar muat barang dengan alat berat, maka pekerja tersebut bisa terhindar dari bahaya terjepit barang atau kejatuhan barang pada saat alat berat melakukan manuver. Komitmen Nindya Karya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan menerapkan APD serta sistem keselamatan kerja pada setiap pembangunan proyek Nindya Karya. Dengan terus berkomitmen untuk menghadirkan standar keamanan pekerja saat fase konstruksi. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Jenis Jenis Tiang Pancang #InsanNindya  kali ini #InfoKonstruksi  akan membahas jenis-jenis Tiang Pancang berdasarkan materialnya. Yuuk kita simak bersama.. Didalam dunia konstruksi, tiang pancang (pile) adalah bagian dari struktur yang digunakan untuk menerima dan mentransfer (menyalurkan) beban dari struktur atas ke tanah penunjang yang terletak pada kedalaman tertentu. Tiang pancang biasanya berbentuk persegi panjang, silinder ataupun segitiga dengan cara pemasangan yang berbeda-beda seperti, dipukul, dibor atau didongkrak ke dalam tanah. Dilihat berdasarkan materialnya, Tiang pancang (pile) biasanya terbagi kedalam tiga jenis yakni: 1. Tiang Pancang Kayu (Timber Pile) Tiang pancang jenis ini biasanya digunakan sebagai penyangga rumah-rumah panggung seperti di Kalimantan dan Sumatera. Selain itu, Pancang Kayu juga biasa digunakan untuk rumah-rumah nelayan yang berada di pesisir laut atau sungai. Jenis Kayu dipilih yang bersifat keras dan tahan terhadap pelapukan tanah,sehingga tidak rusak pada saat pemancangan dan dapat menjalankan fungsinya sebagai fondasi/pancang dalam jangka waktu yang lama. 2. Tiang Pancang Baja (Steel Pile) Pada umumnya tiang pancang jenis ini yang sering digunakan adalah tiang pancang Pipa. Namun ada juga tiang pancang baja yang berbentuk persegi panjang untuk keperluan konstruksi tertentu. 3. Tiang Pancang Beton (Concrete Pile) Tiang pancang jenis ini bermaterikan beton dimana terdapat beberapa proses pembuatannya seperti, tiang pancang beton dengan cara cor ditempat (Cast in place) dan tiang pancang beton yang dibuat ditempat lain atau dibuat suatu pabrik tertentu (Precast pile). Tiang pancang Beton biasanya memiliki beberapa bentuk seperti bulat/ Silinder dan Kotak/ Persegi panjang. #NindyaKarya  #InfoKonstruksiNindya  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Pergi berburu membawa senapan Perginya bersama Bapak tentara Selamat tahun baru Nindya ucapkan Semoga bahagia dan sejahtera Pak Budi membawa tongkat Warnanya biru disepuh kuningan Jadikan diri pribadi yang hebat Di tahun baru yang penuh tantangan Selamat merayakan tahun Baru 2019 kepada #InsanNindya  dimanapun berada. Semoga tahun 2019 dapat menjadi tahun yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Selamat memperingati Hari Bela Negara #InsanNindya  . Indonesia tanah air tercinta, harus kita bela sepanjang masa. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Nindya Karya Bangun Jembatan Terpanjang Ketiga di Indonesia Halo #InsanNindya  apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan yang baik-baik saja ya. Kali ini #InfoKonstruksiNindya  akan membahas tentang Pembangunan Proyek Jembatan Terpanjang Ketiga di Indonesia yang dibangun PT Nindya Karya (Persero), yakni Jembatan Teluk Kendari atau Jembatan Bahteramas. Jembatan Bahteramas atau Jembatan Teluk Kendari merupakan jembatan bertipe Cable Stayed yang memiliki panjang 1.348 Meter. Dimana jembatan ini menghubungkan sisi Kota Lama dengan Sisi Kecamatan Poasia. Jembatan ini disinyalir akan menjadi jembatan terpanjang ketiga di Indonesia menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah di Kabupaten Siak, Riau dengan panjang 1,1 Km menurut data survey dari www.IDNTIMES.com. Sementara itu, Jembatan terpanjang di Indonesia ditempati Oleh Jembatan Fenomenal Suramadu dengan panjang mencapai 5,438 meter dan ditempat kedua adalah Jembatan Pasupati (Pastuer–Suropati) di Bandung yang memiliki panjang 2,800 meter. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Jembatan Teluk Kendari dibangun untuk menunjang sistem jaringan jalan dari kota lama di sisi utara menuju Poasia di sisi selatan Teluk Kendari dan sebaliknya. Dengan konektivitas yang semakin lancar, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah meningkat sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

#InsanNindya  Tahukah kalian bahwa PT Nindya Karya (Persero) memiliki anak perusahaan yang bergerak pada bisnis Beton Pracetak, Readymix dan Konstruksi yang bernama PT Nindya Beton (Nindya Beton). Nindya Beton berdiri pada tahun 2013 yang memiliki Visi Menjadi perusahaan Beton Pracetak, Readymix & Konstruksi terpercaya di Indonesia, dengan pertumbuhan yang berkesinambungan. Berkantor pusat di Lantai 3 (tiga) Gedung Nindya Jl. Letjend MT Haryono Kav. 22, Cawang, Jakarta Timur. Saat ini PT Nindya Beton telah memiliki 6 (enam) titik pabrik beton (batching plant) yang tersebar di beberapa Wilayah di Indonesia diantaranya, Plant Indramayu, Plant Salatiga, Plant Kupang, Plant Kendari, Plant Badung dan Plant Palembang. Adapun beberapa produk yang menjadi keunggulan Nindya beton diantaranya, PC Square Pile, PC I Girder, PC Flat Sheet Pile, PC Corrugated Sheet Pile, PC Tetrapod, PU U-Ditch, PC Box Culvert serta Panel Kolom. #NindyaKarya  #NindyaBeton  #AnakPerusahaanNindya  #BetonPerecast  #BUMNHadirUntukNegeri 

Segenap Manajemen dan karyawan PT Nindya Karya (Persero) mengucapkan turut berduka cita atas tragedi penembakan yang terjadi pada pembangunan proyek Jembatan Kali Yigi dan Kali Aurak di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua yang dikerjakan PT Istaka Karya (Persero). #InsanNindya  mari sejenak menundukan kepala atas tragedi yang terjadi di dunia kontruksi Tanah Air. #TerusBangunPapua  #BUMNHadirUntukNegeri 

Terima Kasih atas kesempatan menjadi bagian dari proyek proyek PT @nindyakarya  #adhimix  #adhimixprecastindonesia  #adhimixpciindonesia  #adhimixgroup  . . Repost from @nindyakarya  . #InsanNindya  dimanapun berada, kali ini #InfoKonstruksi  akan membahas metode kerja yang diterapkan pada proyek pembangunan Fly Over Kuningan & Fly Over Pancoran. Yakni, metode Balance Cantilever. . Pada dasarnya metode konstruksi Balanced Cantilever merupakan metode konstruksi dengan memanfaatkan efek keseimbangan kantilever yang bertumpu kepada pier. Pier sendiri merupakan rangkaian komponen yang terdiri dari pile cap, pier dan pier head. Pier itulah yang akan menopang segmen demi segmen yang disusun sebagai kantilever dikedua sisinya dengan bantuan kabel strand yang kemudian distressing untuk menegangkannya agar saling mengimbangi (balance). Dengan seimbangnya kantilever, maka struktur tersebut dapat mendukung berat dengan sendirinya tanpa adanya bantuan sokongan lain (perancah/Shoaring). Kelebihan metode ini sendiri ialah, jembatan dapat dibangun tanpa adanya kontak dengan tanah sehingga metode ini cocok digunakan untuk pembangunan jembatan diatas sungai atau diatas arus lalu lintas yang padat. . Beberapa contoh yang menerapkan Metode konstruksi balanced cantilever ini adalah pada pembangunan Fly Over Kuningan & Fly Over Pancoran, Jakarta yang dibangun PT Nindya Karya (Persero). Keren kan? #NindyaBisa  #NindyaPunya  #ProyekNindyaKarya 

Selamat Pagi #InsanNindya  Mari berkenalan lebih dekat dengan Duta Pria Nindya tahun 2018. Muhamad Surono, pria berhidung mancung ini memulai karir di PT Nindya Karya (Persero) pada 2016 dan saat ini bertugas sebagai Deputy Projecy Finance Manager Proyek Pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Denpasar, Bali. Mendapatkan beasiswa Full Brightscholarship dari yayasan Dharma Bakti Iptek di bidang Akuntansi, yayasan Dharma Bakti Iptek inilah yang mengelola beasiswa full kuliah di Universitas Teknologi Yogyakarta, membuatnya harus konsisten dengan prestasi dan pencapaiannya. Lulus dengan predikat Cumlaude dengan IPK 3.59 pada tahun 2015, pria yang gemar jogging ini juga aktif mengikuti beberapa kompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional semasa kuliahnya, Seperti maybank Go Ahead Challenge 2015, English Debatting Championship dan beberapa lomba Speech Contest lainnya. Sebagai Duta Nindya Karya 2018, Surono merasa bangga dan berusaha lebih memberikan dampak yang baik kepada lingkungan kerja dimanapun dia ditugaskan, menjaga profesionalisme dan integritas agar dapat mencapai tujuan dicita - citakan. Hal tersebut selalu menjadi modal semangat lebih dalam keseharian bekerja di lingkungan proyek Nindya Karya. Bagi Surono Nindya Karya adalah rumah ke 2. tempat bernaung dan meniti karir, tempat dimana keluarga dan teman-teman baru terbentuk. Menurutnya masa depan Nindya Karya ada di tangan kita yang muda, kaum millenials yang punya semangat tinggi, kaya inovasi dan berdedikasi. Dengan meningkatkan kompetensi serta konsistensinya, perusahaan PT Nindya Karya (Persero) dapat menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

#InsanNindya  sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Nindya Karya (Persero) terus berupaya dalam mewujudkan kelestarian lingkungan dengan mengadakan berbagai kegiatan, seperti penanaman mangrove pada (17/8) dan kegiatan bersih-bersih sungai Ciliwung pada (8/4). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam rangka mengimplementasikan salah satu Nilai yang terkandung dalam Budaya Perusahaan 5C, yakni “Care”. Dimana Setiap pegawai Nindya Karya harus selalu memperhatikan dan peduli terhadap kepentingan lingkungan perusahaannya. Nah, dalam rangka peringatan Hari Pohon Internasional yang jatuh pada hari ini tanggal 21 November 2018, kami mengajak seluruh #InsanNindya  agar bersama-sama menjaga keberadaan pohon di sekitar kita untuk udara yang lebih sehat dan lingkungan hidup yang lebih baik. #SelamatHariPohonSedunia  #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

#InsanNindya  segenap Manajemen dan Karyawan PT Nindya Karya (Persero) mengucapkan, selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1440 H. #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Selamat Siang #InsanNindya  "Setiap usaha dan kerja keras pasti ada kegagalan. Tapi, kegagalan itu harus dijadikan cambuk untuk mencapai kesuksesan". Indradjaja Manopol Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero). #NindyaKarya  #BUMNHadirUntukNegeri  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Hai #InsanNindya  Intan Patricia adalah duta Nindya Karya tahun 2018, terpilih menjadi peserta audisi yang ketat yang diikuti calon duta dari nindya karya dari berbagai wilayah. Lahir 29 Januari 1993, merupakan anak ke 2 dari 6 bersaudara dari pasangan Wahyudin dan Rajulisna. Besar di keluarga sederhana, tidak menghalangi dirinya untuk berprestasi, dirinya berani keluar kota untuk merantau mencari ilmu di perguruan tinggi. Ayahnya seorang Wiraswasta di Pekanbaru Riau, sedangkan ibunya adalah Ibu Rumah Tangga yang sangat aktif dilingkungan rumahnya. Sejak kecil, Intan selalu diarahkan ayahnya untuk rajin beribadah, jujur, dan baik terhadap sesama. Kelas 1 SMP, Intan sudah aktif mengikuti berbagai aktivitas lomba ilmiah di sekolah dan juga lomba ilmiah tingkat nasional. Olimpiade biologi merupakan lomba paling bergengsi yang pernah diikuti, ucap wanita berhidung mancung ini. Selain itu, Intan menyukai ekskul paduan suara, dia juga mengikuti marching band sebagai mayoret. Prestasi Intan mencapai puncaknya saat meraih nilai UN tertinggi di SMPN 22 Pekanbaru dengan nilai 36.5 rata-rata nilai ujiannya. Lulusan S1 Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia ini juga masih aktif dalam berbagai kegiatan di perkuliahan, Intan bergabung dengan organisasi Musik di fakultasnya. Tidak hanya mencintai musik, Intan juga sangat menyukai aktifitas lingkungan hidup. Tentu saja ini membuat hatinya senang dan semakin bersemangat dalam berkomunikasi dengan banyak orang. Baginya lingkungan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan, karena lingkungan yang bersih dan asri dapat membuat jiwa manusia kuat dan sehat.

#Repost  @exploremerauke  (@get_repost ) ・・・ 16 November 2018 akhirnya Monumen Kapsul Waktu (Markas Avenger) diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Semoga dengan dibangunnya monumen ini dapat meningkatkan pariwisata di Kabupaten Merauke 😊 @Regran_ed  from @nindyakarya  - #InsanNindya  tahukah kamu  PT Nindya Karya (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan Proyek Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Kapsul Waktu berisi mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Negara Kesatuan Republik Indonesia 70 tahun mendatang yang dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada bulan Desember 2015. “Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Jokowi pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015 dan akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang. Kebetulan saya hadir saat dimulai di Sabang dan ikut menerima di Kalimantan Timur dan Merauke. Kami ditugasi membangun monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu yang akan dibuka pada tahun 2085,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Merauke, Kamis 15 Maret 2018. Dengan luas 2,5 ha terdiri dari 1 ha adalah area monumen dan 1,5 ha digunakan sebagai alun-alun. Lokasi monumen berada di depan Kantor Bupati Merauke dan dekat Bandara Mopah sehingga akan menjadi landmark baru Kabupaten Merauke yang dapat dilihat saat pesawat mendarat. Monumen memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m. Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monument yang merupakan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara itu, Bupati Merauke Frederikus Gebze mengungkapkan, monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukan untuk generasi penerus bangsa. "Nantinya akan diceritakan dalam bentuk relief perjalanan napak tilas Indonesia. Karena itu ini ditaruh di ujung timur yang tiap hari matahari memancar bagai mata yang menggambarkan pembangunan Indonesia, "ungkapnya. Lebih lanjut dia mengatakan, monumen ini akan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Merauke.

Merangkai Mimpi Anak Negeri di Kapsul Waktu . . #InsanNindya  Kapsul Waktu merupakan monumen yang berisi mimpi dan harapan anak-anak Indonesia yang diperuntukan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia 70 tahun mendatang tepatnya pada tahun 2085 mendatang. Dalam kapsul impian, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) menuliskan 7 harapan, di antaranya Indonesia menjadi pusat pendidikan teknologi dan peralatan dunia, bebas perilaku korupsi, infrastruktur yang merata, Indonesia menjadi negara berpengaruh di Asia Pasific, dan Indonesia menjadi barometer ekonomi dunia. Gubernur Papua Lukas Enembe juga menaruh harapan, pada 2085 sejumlah ruas jalan di Provinsi Papua dan Papua Barat, dapat terhubung satu dengan lainnya. "Kapsul waktu impian menjadi Gerakan Nasional Ayo Kerja 70 tahun Indonesia merdeka," imbau Lukas Mimpi dan harapan tersebut dikumpulkan secara estafet mulai dari Provinsi Aceh hingga ke seluruh Provinsi di Indonesia dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada bulan Desember tahun 2015 silam. Monumen yang telah diresmikan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) tersebut, berlokasi tepat di depan Kantor Bupati Merauke. Memiliki luas 2,5 Ha yang terdiri dari 1 Ha sebagai area monumen dan 1,5 Ha digunakan sebagai alun-alun yang diperuntukan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat sekitar. Lokasi monumen berada di depan Kantor Bupati Merauke dan dekat Bandara Mopah sehingga akan menjadi landmark baru Kabupaten Merauke yang dapat dilihat saat pesawat mendarat. Monumen memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m. Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monument yang merupakan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia. Nindya Karya tentunya bangga ikut serta berkontribusi dalam pembangunan monumen ini. Selain sebagai proyek prestisius dan memiliki makna mendalam bagi anak-anak Indonesia selaku penerus bangsa, Nindya Karya juga bangga karna proyek ini lahir dari gagasan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo akan Indonesia yang lebih maju dan sejajar dengan bangsa-bangsa besar lainnya. #InfoProyekNindyaKarya  #KapsulWaktu  #BUMNHadirUntukNegeri 

16 November 2018 akhirnya Monumen Kapsul Waktu (Markas Avenger) diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Semoga dengan dibangunnya monumen ini dapat meningkatkan pariwisata di Kabupaten Merauke 😊 @Regran_ed  from @nindyakarya  - #InsanNindya  tahukah kamu  PT Nindya Karya (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan Proyek Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Kapsul Waktu berisi mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Negara Kesatuan Republik Indonesia 70 tahun mendatang yang dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada bulan Desember 2015. “Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Jokowi pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015 dan akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang. Kebetulan saya hadir saat dimulai di Sabang dan ikut menerima di Kalimantan Timur dan Merauke. Kami ditugasi membangun monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu yang akan dibuka pada tahun 2085,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Merauke, Kamis 15 Maret 2018. Dengan luas 2,5 ha terdiri dari 1 ha adalah area monumen dan 1,5 ha digunakan sebagai alun-alun. Lokasi monumen berada di depan Kantor Bupati Merauke dan dekat Bandara Mopah sehingga akan menjadi landmark baru Kabupaten Merauke yang dapat dilihat saat pesawat mendarat. Monumen memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m. Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monument yang merupakan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara itu, Bupati Merauke Frederikus Gebze mengungkapkan, monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukan untuk generasi penerus bangsa. "Nantinya akan diceritakan dalam bentuk relief perjalanan napak tilas Indonesia. Karena itu ini ditaruh di ujung timur yang tiap hari matahari memancar bagai mata yang menggambarkan pembangunan Indonesia, "ungkapnya. Lebih lanjut dia mengatakan, monumen ini akan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Merauke. Yang diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah-daerah perbatasan

#InsanNindya  PT Nindya Karya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan pendatanganan Komitmen K3 Konstruksi serta Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi Batch IV pada Selasa (13/11). Pada acara sertifikasi khusus yang ditujukan kepada pejabat masing-masing BUMN tersebut, PT Nindya Karya (Persero) mengirimkan 2 (dua) wakilnya yakni, Direktur Operasi PT Nindya Beton Hazril Firdhanni serta Manager Pengendalian HSE Dedikasi Firmansyah. Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanuddin mengucapkan aspresiasinya terhadap kegiatan tersebut “Kami sangat menyambut baik inisiatif kontraktor dan konsultan BUMN untuk menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Ahli K3 Konstruksi, dan bersama dengan Pemerintah menandatangani Pakta Komitmen Rencana Aksi Keselamatan Konstruksi,” kata Syarif. Terdapat enam komitmen yang disepakati untuk melaksanakan konstruksi berkeselamatan dan demi terciptanya zero accident. Keenam komitmen tersebut yaitu memenuhi ketentuan K3 konstruksi, menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat, menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan, menggunakan material yang memenuhi standar mutu, menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan, serta melaksanakan standar operasi dan prosedur (SOP).

#InsanNindya  dimanapun berada, kali ini #InfoKonstruksi  akan membahas metode kerja yang diterapkan pada proyek pembangunan Fly Over Kuningan & Fly Over Pancoran. Yakni, metode Balance Cantilever. Pada dasarnya metode konstruksi Balanced Cantilever merupakan metode konstruksi dengan memanfaatkan efek keseimbangan kantilever yang bertumpu kepada pier. Pier sendiri merupakan rangkaian komponen yang terdiri dari pile cap, pier dan pier head. Pier itulah yang akan menopang segmen demi segmen yang disusun sebagai kantilever dikedua sisinya dengan bantuan kabel strand yang kemudian distressing untuk menegangkannya agar saling mengimbangi (balance). Dengan seimbangnya kantilever, maka struktur tersebut dapat mendukung berat dengan sendirinya tanpa adanya bantuan sokongan lain (perancah/Shoaring). Kelebihan metode ini sendiri ialah, jembatan dapat dibangun tanpa adanya kontak dengan tanah sehingga metode ini cocok digunakan untuk pembangunan jembatan diatas sungai atau diatas arus lalu lintas yang padat. Beberapa contoh yang menerapkan Metode konstruksi balanced cantilever ini adalah pada pembangunan Fly Over Kuningan & Fly Over Pancoran, Jakarta yang dibangun PT Nindya Karya (Persero). Keren kan? #NindyaBisa  #NindyaPunya  #ProyekNindyaKarya 

#InsanNindya  Memperingati Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada hari ini, tanggal 12 November 2018. PT Nindya Karya (Persero) mengajak kepada seluruh #InsanNindya  agar bersama-sama menerapkan gaya hidup sehat dimulai dari diri sendiri, Demi Indonesia yang lebih baik. Yuk Hidup Sehat! #Kesehatan  #KesehatanItuPenting  #Untuk  #HidupLebihBaik  #NindyaKarya  #NindyaHebat  #NindyaJaya  #NeverGiveUpToBeExcellent 

#InsanNindya  Nindya Karya Menyambut Baik Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Jakarta - Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan kunjungi kantor Pusat PT Nindya Karya (Persero) guna mendengarkan langsung upaya percepatan pembangunan jembatan Musi VI yang dibangun Nindya Karya. (11/9) Dalam kunjungan tersebut, rombongan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan dipimpin oleh R.A. Anita Noeringhati.SH.MH selaku Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Rombongan DPRD Provinsi Sumatera Selatan tersebut disambut oleh Direktur Produksi & HSE PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah yang didampingi Sekretaris Perusahaan Arista Febri Eriyawan, Deputi General Manager Wilayah I Haryanto beserta beberapa pejabat lainnya di ruang Garuda Gedung Nindya Jl. letjend Haryono MT Kav. 22. Dalam kunjungan tersebut, Ketua rombongan komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan, R.A. Anita Noeringhati.SH.MH dalam pidatonya menyampaikan "Jembatan Musi VI sudah lama dinanti oleh masyarakat Palembang untuk digunakan, karena apabila sudah berfungsi dapat mengurai kemacetan bagi warga Palembang.” Menurut R.A. Anita Noeringhati.SH.MH, sekarang Palembang masih mengandalkan jembatan Ampera dan jembatan Musi II dalam mengurai kemacetan yang ada di ibukota provinsi Sumsel ini, dengan cepat didirikannya jembatan musi VI ini, yang dimana pembangunannya dikerjakan perusahaan BUMN PT Nindya Karya (Persero). Musi VI sendiri mulai dibangun pada tahun 2015 dan diharapkan rampung pada akhir 2018. Kunjungan anggota DPRD Sumatera Selatan ke Nindya Karya merupakan wujud nyata akuntabilitas dan transparansi pengelolaan usaha Perusahaan dimana timbal balik dari pemangku kepentingan berperan penting bagi penciptaan kinerja usaha yang berkelanjutan.

#InsanNindya  "Bangsa yang besar adalah Bangsa yg menghargai jasa para Pahlawannya" itulah yg di ucapkan Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Memperingati hari Pahlawan 10 November 2018, mari bersama tanamkan jiwa kepahlawanan di dada demi Indonesia yang lebih baik. #HariPahlawan  #SpiritOfMillennials  #BUMNHadirUntukNegeri  #InfrastrukturUntukIndonesiaMaju  #NindyaKaryaSiapMembangunNegeri  #NindyaKarya  #NeverGiveUpToBeExcellent 

Apa Kabar, #InsanNindya  . #InsanNindya , untuk menambah pengetahuan dan informasi di sektor konstruksi dan infrastruktur kali ini kami akan memperkenalkan salah satu proyek PT Nindya Karya (Persero) di bidang pengairan. Proyek tersebut adalah Bendungan Logung. Proyek Bendungan Logung berada di Dukuh Slalang, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah. Proyek yang digagas oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Pemali-Juana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) ini dikerjakan dengan skema Joint Operation antara Nindya Karya serta Wijaya Karya selaku kontraktor pelaksana. Untuk konstruksinya, proyek ini memiliki masa pelaksanaan selama 1.460 hari dan pengerjaannya telah dimulai pada akhir Desember 2014 silam. Diharapkan masyarakat di wilayah Kudus dan sekitarnya sudah dapat merasakan manfaat bendungan tersebut pada akhir tahun 2018 mendatang. Nantinya, Bendungan Logung akan memiliki banyak kegunaan bagi masyarakat di sekitar kawasan bendungan. Dari aspek irigasi, bendungan ini memiliki kemampuan untuk mengairi 2.163 Ha lahan pertanian padi dan palawija dengan intensitas tanam sebesar 250%. Untuk penyediaan air baku, Bendungan Logung mampu menyediakannya sebesar 200 liter/dtk serta dari kemampuan tersebut dapat difungsikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sebesar 0,50 MW. Terkait fungsinya sebagai pengendali banjir, Bendungan Logung dapat mengurangi debit banjir 100 tahun sebesar 104.501 m3/dtk, mengurangi debit banjir 1000 tahun sebesar 169.534 m3/dtk serta mengurangi debit banjir Probable Maximum Flood (PMF) sebesar 219,11 m3/dtk. Dan tidak lupa, #InsanNindya . Bendungan Logung nantinya akan menjadi daya tarik wisata baru bagi masyarakat Kudus, Pati dan Jepara. Untuk lengkapnya, yuk kita lihat infografis proyek Bendungan Logung! Swipe ya. . #NindyaKarya  #NeverGiveUpToBeExcellent  #BUMNHadirUntukNegeri  @kementerianbumn  @kemenpupr 

#InsanNindya  Proyek Pembangunan UIN Raden Fatah yang dikerjakan Nindya Karya sudah dimulai lho Palembang, Proyek Pembangunan dan Pengembangan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang telah resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan dilakukannya peletakan batu pertama oleh Menteri Agama Republik Indonesia (KEMENAG RI) Lukman Hakim Syaifuddin (31/10). Pada acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Rektor UIN Raden Fatah M. Sirozi, General Manager Wilayah I PT Nindya Karya (Persero) Okven Ronaldo dan Kepala Departemen Pemasaran PT Nindya Karya (Persero) Imam Sugiatno tersebut, Menteri Lukman berpesan agar pembangunan kampus UIN Raden Fatah di atas lahan seluas 35 hektare tersebut memperhatikan kualitas dan mutunya. “PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor terpilih dari sekian banyak kontraktor BUMN sebelumnya melalui proses seleksi yang cukup ketat. Jadi kita berharap dari sisi kompetensi, kontraktor ini memilikinya,” ujar Lukman Saifuddin. Sementara itu menurut Rektor UIN Raden Fatah Sirozi, kampus baru tersebut merupakan kampus B yang akan memiliki sembilan tower dimana setiap tower akan dibangun empat lantai. Sirozi menambahkan sembilan tower tersebut terdiri dari gedung kantor pusat administrasi (4.000 m2), gedung laboratorium terpadu (5.000 m2), gedung perpustakaan (6.000 m2). Juga ada gedung Fakultas Sains dan Teknologi (dua gedung masing-masing 3.000 m2), gedung Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (dua gedung masing-masing 3.000 m2), gedung Fakultas Tarbiyah (3.000 m2), gedung Fakultas Psikologi (3000 m2). Proyek yang dibangun menggunakan dana Islamic Bank Development (IsBD) tersebut, diproyeksikan selesai dalam waktu pelaksanaan selama 480 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Kepala Departemen Pemasaran PT Nindya Karya (Persero) Ir. Imam Sugiatno mengatakan bahwa, dengan dipercayakannya PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor pelaksana Proyek Pembangunan dan Pengembangan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang merupakan suatu amanat yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. #NindyaKarya  #UINradenfatah  #nevergiveuptobeexcellent  @kementerianbumn  @kemenpupr  @kemenag_ri 

#InsanNindya  Nindya Karya Lanjutkan Sosialisasi ERP di Wilayah I Medan – Setelah beberapa pekan sebelumnya PT Nindya Karya (Persero) Wilayah II menyelenggarakan sosialisasi Enterprise Resource Planning (ERP), kali ini giliran PT Nindya Karya (Persero) Wilayah I lakukan sosialisasi ERP yang dihadiri oleh komponen karyawan serta perwakilan karyawan Wilayah I maupun perwakilan Kantor Cabang. Runtutan kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari pemantapan implementasi ERP di seluruh wilayah kerja dan jaringan PT Nindya Karya (Persero) agar berjalan efektif sesuai dengan tujuannya. Penyelenggaraan sosialisasi ERP di Wilayah I dilaksanakan dalam dua tahap dengan mengambil lokasi penyelenggaraan yang berbeda di tiap tahapnya. Di tahap pertama, sosialisasi diselenggarakan dari tanggal 22-23 Oktober 2018 bertempat di Hotel Madani, Medan sedangkan pada sosialisasi tahap selanjutnya diselenggarakan di Kantor Wilayah I mulai dari tanggal 24-26 Oktober 2018. Dalam pelaksanaannya, seluruh Tim ERP yang terdiri dari Broto Hariadi, Sugeng Febry, Andri Rohim beserta jajaran hadir memberikan materi sosialisasi sekaligus menguji coba peserta terkait kemampuan dalam menjalankan ERP. Hingga tanggal 26 Oktober 2018 mendatang, materi yang disampaikan secara garis besar terdiri dari pengenalan dan pemberian materi awal tentang ERP, trial and error sistem ERP serta uji coba sistem ERP. Melalui sosialisasi ini, setidaknya terdapat empat tujuan yang akan dicapai yaitu kemampuan-kemapuan dalam proses pencatatan pendapatan, proses utang dan pembayaran rekanan, proses pencatatan piutang dan yang utama adalah pemahaman konsep ERP itu sendiri. Efektivitas penerapan ERP ini tentunya sangat diharapakan bagi Nindya Karya terutama bagi rekan-rekan di wilayah untuk membangun koordinasi yang lebih baik lagi terkait proses bisnis dengan manajemen terutama dalam hal pengambilan keputusan. “ERP Diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses kerja untuk penunjang pengambilan keputusan manajemen” ujar Sugeng Febri dalam penyampaian materinya. #NindyaKarya  #NeverGiveUpToBeExcellent  @kementerianbumn  @kemenpupr 

#InsanNindya  Nindya Karya Pamerkan Beberapa Proyek Unggulan Pada Pameran Konstruksi Indonesia 2018 Jakarta, PT Nindya Karya (Persero) turut hadir dan meramaikan Pekan Infrastruktur Indonesia 2018 dengan membuka stand booth pada pameran Konstruksi Indonesia, beberapa proyek unggulan Nindya Karya yang ditampilkan diantaranya adalah Bendungan Titab Bali, Bendungan Tanju NTB, Bendungan Rotiklot NTT, Terminal Peti Kemas Semarang, Gedung Operasional Kemhan, Stadion Patrior Candrabhaga, Dermaga Kendari Sulteng, Runway Bandar Rumbele Aceh, Tol Bawen Salatiga, Jembatan Holtekamp Papua yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran (31/10). Dalam pameran yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 31 Oktober sampai 2 November 2018 tersebut, turut hadir Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beserta jajaran Menteri Kabinet Kerja dan didampingi oleh Direktur Produksi & HSE Nindya Karya (Persero) Firmansyah, General Manager Wilayah II Arif Putranto, General Manager Wilayah V Andri Suhendar serta Kepala Departemen HSE Harmadi yang bersama - sama menyaksikan langsung gelaran acara Konstruksi Indonesia 2018. Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa pembangunan infrastruktur dilakukan untuk meningkatkan konektivitas, menyambungkan, membuka keterisolasian, memudahkan transportasi dan logistic antar daerah. “Hal ini bukan saja dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi, tapi juga mempersatukan Indonesia” jelas Presiden Jokowi. Selain itu, Presiden juga mengungkapkan bahwa dalam 4 tahun terakhir pemerintah fokus dan konsentrasi dalam membangun infrastruktur di Indonesia, baik pembangunan jalan raya, jalan tol, jalur kereta api, bandara, bendungan, jaringan irigasi, pos lintas batas negara dan pembangunan infrastruktur lainnya. hal tersebut dilakukan agar dapat terhubungnya konektivitas serta transportasi dan logistic, Sehingga dapat mempercepat pembangunan ekonomi di suatu tempat, sekaligus juga dapat mempersatukan Indonesia. “Orang bisa terbang dari Aceh ke Papua, dari pulau Jawa ke Maluku, dan bisa mempersatukan Indonesia, dan juga dapat menghadirkan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia”. Ucapnya. @kementerianbumn  @kemenpupr 

#InsanNindya  mari hadir dan kunjungi Booth PT Nindya Karya (Persero) pada Pameran Konstruksi Indonesia 2018 Hall B 1 Nomor 11 B, yang digelar pada tanggal 31 Oktober sampai dengan 2 November 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. . . Dapatkan souvenir menarik serta berbagai Informasi terkait dunia konstruksi yang sedang dan telah diijalani oleh PT Nindya Karya (Persero). . . #nindyakarya  #konstruksiindonesia  #IndonesiaIfrastructureWeek2018  #BUMNHadirUntukNegeri  #kontraktor  #konstruksi  #bumnkonstruksi  @kementerianbumn  @fhumas  @kemenpupr 

#InsanNindya  Karyawan PT Nindya Karya (Persero) Ternyata Terdaftar Sebagai Salah Satu Penumpang Pesawat Lion Air JT 610. . . Jakarta, Senin (29/10) - Sehubungan dengan peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air Boeing 737 MAX 8, dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta (CGK) - Pangkal Pinang (PGK) pada hari Senin, 29 Oktober 2018 sekitar Pukul 06.33 WIB di Perairan Tanjung Kerawang, maka berdasarkan data manifest penumpang yang kami peroleh dari Crisis Center Penanganan Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 di Bandara Internasional Soekarno Hatta, terdapat 1 (satu) orang karyawan PT Nindya Karya (Persero) yang terjadwal menjadi penumpang dalam pesawat tersebut, dengan data sebagai berikut : Nama: Diah Damayanti Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 27 Desember 1975 Alamat: Jl. Pengadegan Selatan II No.20, RT.10/04, Pancoran, Jakarta Selatan. Kami turut berduka cita atas musibah tersebut, dan hingga saat ini kami masih berusaha untuk memperoleh keterangan resmi dari pihak yang berwenang serta akan terus memantau perkembangan lebih lanjut terkait evakuasi dan penanganan korban, khususnya Karyawan PT Nindya Karya (Persero) yang menjadi penumpang dalam pesawat tersebut. #NindyaKarya  #prayforjt610 

#InsanNindya  Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober merupakan peristiwa yang tidak terlepas dari dilaksanakannya rapat para pemuda yang dikenal Kongres Pemuda II di Batavia (Jakarta) pada tanggal 27-28 Oktober tahun 1928. Pada kongres tersebut tercetuslah ikrar sumpah pemuda yang berisikan 3 kalimat yang sampai saat ini selalu disebutkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda. Adapun Ikrar tersebut yaitu "Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbahasa yang satu, bahasa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia." #NindyaKarya  #sumpahpemuda  #harisumpahpemuda  #90thsumpahpemuda  #indonesia  #28oktober  @kementerianbumn  @kemenpupr 

#InsanNindya  PT Nindya Karya (Persero) kembali hadir pada pameran KNI-BB yang diselenggarakan di Aston Hotel - Batam, 24-26 Oktober 2018. Nah, untuk kalian yang ingin tahu lebih banyak soal informasi proyek-proyek bendungan besar yang dibangun Nindya Karya, mari kunjungi booth Nindya bersama BUMN Konstruksi. Dapatkan informasi dan hadiah menariknya 😁 #NindyaKarya  #NeverGiveUpToBeExcellent  #KNiBB  #bendungan  #bendunganbesar  #dam  #proyekbesar  #batam  #explorebatam  #astonhotel  #astonbatam 

#InsanNindya  tahukah kamu  PT Nindya Karya (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan Proyek Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Kapsul Waktu berisi mimpi dan harapan anak-anak Indonesia akan Negara Kesatuan Republik Indonesia 70 tahun mendatang yang dibawa secara estafet mulai dari Aceh ke seluruh provinsi dan berakhir di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada bulan Desember 2015. “Ide pembangunan monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu berasal dari Presiden Jokowi pada HUT ke-70 Kemerdekaan Indonesia tahun 2015 dan akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang. Kebetulan saya hadir saat dimulai di Sabang dan ikut menerima di Kalimantan Timur dan Merauke. Kami ditugasi membangun monumen untuk menyimpan Kapsul Waktu yang akan dibuka pada tahun 2085,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Merauke, Kamis 15 Maret 2018. Dengan luas 2,5 ha terdiri dari 1 ha adalah area monumen dan 1,5 ha digunakan sebagai alun-alun. Lokasi monumen berada di depan Kantor Bupati Merauke dan dekat Bandara Mopah sehingga akan menjadi landmark baru Kabupaten Merauke yang dapat dilihat saat pesawat mendarat. Monumen memiliki lebar 17 meter, tinggi 8 meter dan panjang 45 m. Angka 17, 8, dan 45 dipilih menjadi angka-angka kunci ukuran monument yang merupakan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia. Pembangunan tahap I dilakukan pada tahun 2016 berupa pekerjaan pondasi yang dilanjutkan dengan pembangunan tahap II pada Juli 2017. Pembangunan proyek yang sudah mencapai progress 99,94% tersebut, direncanakan selesai pada Desember 2018. Sementara itu, Bupati Merauke Frederikus Gebze mengungkapkan, monumen ini bukanlah konstruksi biasa, tetapi merupakan karya seni sejarah yang diperuntukan untuk generasi penerus bangsa. "Nantinya akan diceritakan dalam bentuk relief perjalanan napak tilas Indonesia. Karena itu ini ditaruh di ujung timur yang tiap hari matahari memancar bagai mata yang menggambarkan pembangunan Indonesia, "ungkapnya. Lebih lanjut dia mengatakan, monumen ini akan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Merauke. Yang diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah-daerah perbatasan.

#InsanNindya  Nindya Karya Ditunjuk untuk Kembangkan Pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Palembang, PT Nindya Karya (Persero) Wilayah I melakukan penandatanganan kontrak pengembangan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dengan membangun gedung baru beserta Infrastruktur pendukungnya. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh General Manager Wilayah I PT Nindya Karya (Persero) Okven Ronaldo di kampus UIN Raden Fatah Jl. Jenderal Sudirman Palembang (16/10). Hadir dalam kegiatan ini Para Pimpinan UIN Raden Fatah Palembang, Ketua PIU Prof. Dr. Izomiddin, M.A, Ketua PPK Prof. Dr. Kasinyo Harto, M.Ag, dan General Manager Wilayah I PT Nindya Karya (Persero) Okven Ronaldo. Pembangunan proyek tersebut meliputi beberapa aspek diantaranya, bangunan gedung yang meliputi Gedung Administrasi, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Bisnis & Ekonomi, Fakultas Ilmu Pengetahuan & Teknologi, Fakultas Psikologi, Laboratorium, dan perpustakaan. Serta beberapa Fasilitas pendukung lain seperti Area Jalan, Lapangan Parkir, Jembatan serta Trotoar. Proyek yang dibangun menggunakan dana Islamic Bank Development (IsBD) tersebut, diproyeksikan selesai dalam waktu pelaksanaan selama 480 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Rektor UIN Raden Fatah Prof. Drs. H.M. Sirozi, Ph.D dalam sambutannya mengatakan bahwa perwujudan pembangunan ini adalah harapan semua masyarakat, bukan hanya harapan segelintir orang saja, kesempatan ini adalah kesempatan emas yang mungkin sulit untuk terulang. Jadi kita semua sangat bersyukur karena dapat melakukan pembangunan 9 gedung baru dan infrastruktur pendukung di Kampus B Jakabaring. Harapannya pembangunan yang direncanakan akan selesai dalam 16 bulan ini dapat selesai tepat pada waktunya. #Nindyakarya  #NeverGiveUptobeExcellent  #BUMNHadirUntukNegeri  @kementerianbumn  @kemenpupr